Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan – Setiap tahun seluruh umat Muslim merayakan Idul Adha setiap 10 Dzulhijjah dalam kalendar Islam. Hari itu juga sering disebut Lebaran Haji karena bertepatan dengan ibadah haji. Ada  juga yang menyebut Lebaran Kurban karena bagi mereka yang mampu diwajibkan untuk menyembelih hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada masyarakat yang kurang mampu.

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Bagaimana Sejarah Awal Penyembelihan Hewan Kurban dan Makna Idul Adha ?

Sejarah ini tertulis dalam Al-Qur’an surah Ash-Shaffat ayat 101-110. Dalam surat tersebut disebutkan Nabi Ibrahim yang belum dikaruniai keturunan berdoa kepada Allah untuk diberikan seorang anak yang baik dan sholeh.

Allah mengabulkan doa tersebut dan anak tersebut diberi nama Ismail, yang juga menjadi seorang nabi. Ismail menjadi anak yang baik, taat kepada orang tua dan Allah, juga seorang penyabar.

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Namun, kesabaran yang dimiliki oleh Ismail dan ayahnya diuji oleh Allah. Suatu hari Ibrahim bermimpi menyembelih Ismail. Mimpi itu datang bukan hanya sekali, tetapi selama tiga malam berturut-turut. Lalu Ibrahim percaya bahwa mimpi itu merupakan pesan dari Allah.

Sebagai Nabi yang taat kepada Allah, Ibrahim berencana untuk melakukan apa yang ada di mimpinya tersebut. Namun sebelum itu, Ibrahim menanyakan pendapat Ismail tentang mimpinya tersebut.

“Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu?” tanya Ibrahim kepada anaknya. Lalu Ismail menjawab “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Ismail, anak kesayangan yang diimpikan Ibrahim, harus disembelih. Namun karena ketaatan Ibrahim atas ujian yang ia terima, Allah menggantinya dengan hewan.

Makna Idul Adha Wujud Sabar dan Taat atas Perintah Allah SWT

Setelah keduanya memantapkan niat, akhirnya segala macam persiapan untuk mengorbankan Ismail disiapkan. Ismail dan Ibrahim yang kala itu akan melakukan proses penyembelihan meminta kekuatan kepada Allah. Hingga semua persiapan selesai dan penyembilan dimulai, ternyata Allah menurunkan firman-Nya.

Dalam firman-Nya, Allah berkata bahwa ia akan memberikan balasan kepada orang yang telah berbuat baik. Ibrahim dan Ismail yang sabar dan taat kepada Allah akhirnya diberikan balasan atas perbuatan keduanya.

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Allah SWT berfirman, “Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar” (QS Ash-Shaffat ayat 107).

Para ulama percaya bahwa seekor sembelihan besar yang dimaksud ketika itu adalah seekor kambing atau domba besar yang hidup di daerah timur tengah.

Akhirnya, Ismail digantikan oleh hewan kurban atas kesabaran dan ketaatkan keduanya kepada Allah. Makna Idul Adha Ini juga sekaligus pelajaran untuk kita semua. Setiap Idul Adha tiba, cobalah untuk mengingat kisah ini agar menjadi manusia yang sabar dan selalu taat kepada Allah, karena pada akhirnya Allah akan membalas seluruh perbuatan baik yang dilakukan.

Sholat Idul Adha, Pemotongan Kurban, Makna Idul Adha

Pada Hari Idul Adha, semua umat muslim berduyun-duyun pada pagi hari untuk melaksanakan Sholat Sunat Muakad Idul Adha di masjid-masjid atau di lapangan terbuka. Setelah sholat selesai dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di masjid-masjid.

Umat muslim yang menyerahkan hewan kurbannya ke masjid diupayakan bisa datang untuk berdoa dan menyaksikan hewan kurbannya. Menurut sunah alangkah lebih baiknya hewan disembelih sendiri jika memang sudah terbiasa atau terlatih. Penyembelihan diwajibkan jangan sampai menyakiti hewan tersebut sehingga harus dengan cara yang tepat dan pisau/golok yang tajam.

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Pemotongan Kurban di Masjid Raudhatul Jannah Taman Sentosa Cikarang

Seperti tahun-tahun sebelumnya saya berkurban di masjid Raudhatul Jannah di Taman Sentosa Cikarang. Selain berkurban juga bagi seluruh warga muslim yang ada keluangan waktu dapat membantu untuk menyembelih, menguliti, memotong dan membungkus daging-daging kurban untuk dibagikan ke masyarakan yang kurang mampu. Pembagian daging kurban dapat diberikan pada orang yang berkurban, tetangga, sodara, panti asuhan atau masyarakat sekitar yang kurang mampu.

Makna Idul Adha dan Berkurban Bagi Umat Muslim Wujud Bukti Keimanan

Di masjid Raudhatul Jannah tahun ini memotong kurban sapi sebanyak 7 ekor dan kambing/domba sebanyak 11 ekor, pembagian ke masyarakat kurang mampu berdasarkan kupon yang telah dibagikan panitia kurban. Penyembelihan dimulai pukul 08.00 wib dan selesai semua dibagikan sekitar pukul 14.00 wib, lumayan cepat prosesnya. 

Saksikan Videonya :

 

Baca Juga : Tempat Makan Ayam Geprek Juara Cikarang yang Lezat dan Memuaskan