Bahan Umum Produk Kosmetik Yang Biasa Dikenali Ada Dalam Kemasan

Bahan Umum Produk Kosmetik Yang Biasa Dikenali Ada Dalam Kemasan

Kenali Bahan Umum Produk Kosmetik Yang Biasa Ada Dalam Kemasan – Dalam menggunakan kosmetik kita tidak dapat sembarangan pilih kosmetik. Pilihlah kosmetik yang sesuai kebutuhan dan jenis kulit kita. Dalam memilih produk kecantikan yang sesuai dengan jenis kulit maka diperlukan pengetahuan terkait kandungan yang ada dalam produk kosmetik dan manfaatnya.

Berikut ini beberapa kandungan Bahan umum produk kosmetik yang biasa ada dalam produk kecantikan beserta penjelasannya.

Acid Salah Satu Bahan Umum Kosmetik

Asam adalah salah satu zat yang paling sering ditemukan di dalam bahan umum produk kosmetik.

Alpha hydroxy acid (AHA) berfungsi untuk membuang sel yang sudah rusak dan kulit mati, mengurangi garis halus, bintik hitam, serta bisa untuk mengatasi sisa bekas jerawat. Dalam konsentrasi kurang dari 3% AHA mampu bekerja sebagai agen pengikat air.

Hyaluronic acid (HA) diklaim dapat mencerahkan sekaligus mampu menyerap air sehingga meningkatkan kekenyalan kulit. Bahan ini merupakan turunan dari pembiakan bakteri maupun ekstraksi jengger ayam. Biasanya, asam ini digunakan untuk mengoreksi masalah penuaan dini di bagian mata dan kulit, dan bermanfaat untuk kesehatan tulang.

Baca Juga : ENESLIM NASA Suplemen Pelangsing Herbal Untuk Tubuh Sehat Ideal

Secara medis, HA bermanfaat untuk meredakan eksim akibat dermatitis atopik maupun sunburn, yang diaplikasikan melalui penggunaan oles maupun injeksi. Bahan ini mampu terserap hingga ke lapisan dermis dan melakukan perbaikan pada kondisi kulit.

Salah satu aplikasi dari asam hialuronat adalah sebagai jaringan pengisi lunak untuk mengatasi kerutan dan lipatan di wajah. Khasiat yang didapat dari HA mirip dengan kolagen yang menepis kulit kering, keriput, menipis, dan rapuh. Setelah dioleskan, kulit akan mengikat lebih banyak air sehingga kelembapan pun meningkat dan kerutan halus menipis. Moisturizer yang mengandung HA dapat membantu perbaikan kulit dan tumbuhnya sel baru. Produk kosmetik dengan HA yang efektif adalah yang berbentuk serum, dapat disuntikkan untuk kepentingan yang tak jauh berbeda.

Glicolic acid (GA) merupakan salah satu keluarga AHA yang memilikı efek eksfoliasi dalam mencerahkan kulit. Seperti keluarga asam yang lain, OA mempercepat pergantian sel kulit mati sehingga kulit tidak tampak kusam dan pertumbuhan kulit baru menjadi lebih optimal. Selain untuk pencerahn, GA dapat digunakan sebagai antiaging untuk menyamarkan fine lines dan terapi tambahan untuk jerawat.

Lactic Acid (LA) juga termasuk ke dalam kelompok AHA, namun relatif lebih ringan untuk individu dengan kulit yang sensitif. LA jarang tersedia sebagai zat aktif tunggal dalam suatu produk pencerah, dan biasanya dikombinasikan dengan keluarga AHA yang lainnya.

Kojic Acid Termasuk Bahan Umum Produk Kosmetik

Asam ini ditemukan pada tahun 1989 di Jepang secara tidak sengaja saat pembuatan sake (dengan proses fermentasi beras). Kojic acid berasal dari turunan jamur-jamuran dan terbukti melalui riset mampu mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin.

Coenzyme Q10 Dikenal Termasuk Bahan Umum Produk Kosmetik

Bahan ini memiliki khasiat antioksidan yang sangat kuat, yang bekerja untuk membantu restorasi dan regenerasi kulit. Sebenarnya, antioksidan coenzyme Q10 merupakan antioksidan endogen atau daya pertahanan dari radikal bebas yang sudah diproduksi di dalam tubuh manusia. Namun karena paparan polusi terlalu tinggi, tubuh manusia tidak mampu menanggulangi efek radikal bebas dari produksi alami tubuh.

Argireline Yang Merupakan Bahan Umum Produk Kosmetik

Dalam kulit, argireline bekerja memperbaiki struktur kulit yang menyebabkan keriput layaknya botox. Namun tidak seperti botox yang bekerja langsung pada reseptor kulit maupun otot, argireline memerlukan proses yang lebih panjang.

Sama seperti Coenzym Q10, argireline bekerja memperhalus kerutan wajah. Bahan ini dihasilkan dari sintesa bahan kimia yang berbentuk peptida atau asam amino.

Argireline banyak tersedia dalam bentuk serum. Kandungan ini juga dinilai efektif sebagai serum antikeriput pada mata.

Paraben

Paraben bukanlah nama satu zat kimia, melainkan nama kelompok suatu zat kimia yang biasa digunakan sebagai pengawet. Zat ini sangat murah sehingga beberapa produk kosmetik gemar menggunakannya untuk mengawetkan bahan alami dalam produk kosmetik. Beberapa bentuk paraben yang biasa ditemui dalam produk kosmetik antara lain adalah methylparaben (biasa ditemukan di dalam buah blueberry), propylparaben, ethylparaben, dan butylporaben.

Meskipun berguna sebagai antimikroba, paraben bisa menimbulkan beberapa masalah bagi kesehatan, seperti alergi, iritasi, dermatitis, terganggunya hormon, termasuk hormon estrogen, bahkan kanker payudara, bila digunakan dalam jumlah besar. Karena itu, CIR Expert Panel membatasi batas maksimal penggunaan paraben dalam suatu produk adalah 0,5% sehingga tidak menimbulkan iritasi,

Bahan Umum Produk Kosmetik Yang Biasa Dikenali Ada Dalam Kemasan

Alkohol

Digunakan untuk mencampur atau mengencerkan senyawa kimia pengawet,dan pengganti paraben yang berbahaya bagi kesehatan Dalam bahasa kimia,senyawa alkohol ditulis dengan akhiran”no Bila Anda menemukan suatu zat kimia berakhiran nol,dapat dipastikan bahwa zat tersebut adalah alkohol.

Bentuk alkohol yang biasa ditemukan di dalam produk kosmetik adalah cetyl alcohol (emollient),panthenol(emollient),benzyl alcohol (emollient),dan etanol Gjenis alkohol untuk mengencerkan,yang dapat membuat kulit yang terpapar terasa panas).Bentuk alkohol yang diberi label emollient adalah bentuk alkohol yang ramah,dan tidak bertindak sebagai pengencer melainkan sebagai moisturizer.

Cetyl alcohol berbentuk seperti serpihan putih,dan dibuat dengan cara pemanasan minyak kelapa dengan kaustik soda.Zat ini
berfungsi untuk menghaluskan kulit dan rambut,dan sebagai pengental dan pengemulsi.

Stearyl alcohol banyak ditemukan di dalam produk-produk seperti conditioner,alas bedak,dan perawatan kulit lainnya. Bentuknya seperti lilin,berwarna putih,dan berbau samar. Zat ini berfungsi untuk menyatukan bahan-bahan yang berbentuk minyak dan air (sebagai pengemulsi)dan mengurangi timbulnya busa pada suatu
produk. Zat ini memberi efek halus dan lembut pada permukaan kulit.

Bahan Umum Produk Kosmetik Silicone

Silikon adalah salah satu zat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari,membantu kulit dan rambut agar tetap terasa
lembut.Biasanya,zat silikon berakhiran siloxane.Jenis silikon yang biasa ditemui di dalam produk kosmetik adalah yclopentasiloxane, karena merupakan silikon terbaik untuk merawat kulit dan rambut. Jenis silikon lain adalah dimethicone,berfungsi sebagai pelembap dan pelindung kulit,dan banyak digunakan di dalam conditioner sehingga membuat rambut mudah disisir dan tidak kusut.

Aqua Sebagai Bahan Umum Produk Kosmetik

Aqua berarti air,biasanya tertulis di urutan paling depan di dalam komposisi sebuah produk cair,seperti shampo,cleanser,dan lotion.

Glycerin Bahan Umum Produk Kosmetik

Berfungsi untuk melembapkan kulit,dan biasanya terdapat di dalam setiap produk pelembap.Glyceryl Stearatese merupakan esterihkasi dari produk glycerine dan asam stearat yang berbentuk krim berwarna putih,dan bisa berasal dari minyak sayur atau minyak biji kedelai.Zat ini memberi efek lembut dan halus pada kulit,dan melembapkan kulit,karena memperlambat hilangnya air pada kulit.Zat ini terbukti dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Arbutin Bahan Umum Produk Kosmetik

Masih satu keluarga dengan hydroquinone,arbutin merupakan bahan natural dan relatif lebih aman untuk digunakan jangka
panjang.

Ekstrak Lemon

Berasal dari sari buah lemon,dan sudah digunakan sejak lama sebagai pencerah kulit.Hal itu mungkin disebabkan kandungan Vitamin C yang tinggi dalam sari buah lemon ini. Namun untuk beberapa orang,ekstrak lemon bersifat iritatif dan membuat kulit menjadi lebih kering.

Ekstrak Licorice

Licorice atau akar manis menghambat pigmentasi dengan cara menghambat aktivitas enzim tyrosinase.Karena bahan dasar licorice ini murah dan mudah didapat,maka licorice sering menjadi zat tambahan pada produk pencerah dalam berbagai merek.

Bahan Umum Produk Kosmetik Yang Biasa Dikenali Ada Dalam Kemasan

Peptida

Peptida banyak disebut sebagai bahan produk kosmetik dan perawatan kulit paling efektif.Penelitian telah menunjukkan
bahwa protein kecil yang merangsang kolagen dan elastin juga bertindak sebagai antioksidan.Tembaga yang biasanya
bersarang di setiap sel akan bergabung dengan peptida untuk meningkatkan penyembuhan kulit.

Hydroquinone

Zat ini sangat efektif untuk menyingkirkan masalah pigmentasi kulit dan mengurangi jumlah melanin.Produk kosmetik dan kecantikan kulit biasanya mengandung hydroquinone dengan konstentrasi 2%.Lebih dari 4%, konsentrasi HQ dianggap tidak lagi aman dan nyaman untuk dipakai.

Vitamin A

Vitamin A memiliki nama lain retinol,retinyl ocetote,retinyl proprionate,retinyl palmitate,juga dikenal dengan nama retin-A atau renova.Vitamin A dibutuhkan untuk proses pertumbuhan normal,perkembangan dan pembaruan sel kulit,menjaga jaringan
kulit,sel darah merah,dan kesehatan sistem imun tubuh serta antioksidan.Vitamin A dapat ditemukan pada kuning telur,susu, minyak ikan,margarin,dan hati.Dalam dunia kosmetik,vitamin A berfungsi untuk meratakan warna kulit wajah,mengurangi garam halus,membantu pergantian epidermal,membuat kulit lebih elastis, mengatasi masalah jerawat dan psoriasis,dan mendorong proses
pergantian sel kulit.

Vitamin B

Termasuk vitamin B adalah biotin,niacin,atau PABA.Vitamin B merupakan protein metabolisme,digunakan untuk membangun sel
darah merah,fungsi imun,sintesa hormon,dan biasanya terdapat pada ikan,unggas,gandum utuh,kacang-kacangan,pisang,
daging,susu,dan sayuran hijau.Jika dioleskan pada kulit,vitamin B akan membantu untuk mencegah pengeluaran minyak berlebih
mengurangi kemungkinan kulit kecokelatan,kulit bersisik,dan dermatitis,dan mendorong pembentukan kolagen.

Niacinamide

Niacinamide atau vitamin B3 cukup populer sebagai zat aktif di beberapa produk pencerah kulit.Vitamin B3 mencerahkan kulit
dengan cara menghambat transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit.Biasanya vitamin B3 dikombinasikan dengan beberapa
jenis pemutih lain untuk hasil yang lebih maksimal.Vitamin B3 juga bisa menjadi terapi tambahan untuk jerawat yang meradang.

Vitamin C

Vitamin C tidak disintesakan oleh tubuh dan harus dipenuhi ‘lewat asupan makanan,dan dikenal sebagai antioksidan alami.
Jika digunakan sebagai produk pencerah kulit,vitamin C bekerja dengan menghambat pembentukan melanin dan berguna untuk
menstimulasi pembentukan kolagen dan melindungi kulit dari sinar UV A dan UV B.Di dalam kandungan suatu produk,vitamin C
biasa ditemukan dalam bentuk zat aktif,seperti L-ascorbic acid, magnesium ascorbyl phosphate,sodium ascorbyl palmitate.

Benzoyl

Merupakan antibakteri sebagai pembasmi kuman yang

Peroxide

menyebabkan jerawat meradang dan antikemerahan.

Vitamin D

Kadang-kadang disebut sebagai ergocalciferol,diperlukan pembentukan sel-sel kulit, membantu penyerapan kalsium,dan
diperoleh dari kuning telur,salmon, hati,ikan herring,dan susu yang sudah difortifikasi.Untuk kulit,vitamin D berfungsi untuk
melembapkan dan mengembalikan kondisi kulit,merangsang pembentukan kulit yang normal, dan seringkali digunakan pada obat
untuk mengatasi masalah eksim,kulit kering,dan ruam popok

Vitamin E

Dijumpai pula dengan nama tocopheryl linoleate,tocopheryl acetate alpha tocopheryl,alpha tocopherol,dan dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan kulit sehat,dan merupakan antioksidan paling stabil. Vitamin ini diperoleh dari minyak sayuran,sayuran hijau,dan gandum utuh.Untuk kulit,jika diperkaya dalam obat oles,maka akan mengembalikan kondisi kulit, melembapkan, mengurangi dampak radikal bebas,mengatasi kulit bekas terbakar,peradangan,sayatan, dan iritasi.Vitamin E mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet,membantu meratakan warna kulit,dan mengurangi hilangnya kelembapan pada kulit.

Bahan Baku Kosmetik

Vitamin F

Manfaat Vitamin F atau lineolic acid dibutuhkan sebagai landasan dasar kulit, diperoleh dari minyak flaxseed,minyak evening primrose, anggur hitam,dan minyak biji-bijian.Vitamin ini menjaga fungsi penahan kulit,mengatasi jerawat,dan melembapkan kulit.

Vitamin K

Manfaat Vitamin ini bersumber dari sayuran hijau dan mengatasi penyumbatan darah.Secara topikal,vitamin K mengurangi lingkar hitam di bawah mata,dan menyamarkan bekas pembuluh darah yang pecah.

Algae atau Seaweed Extract Termasuk Bahan Umum Produk Kosmetik

Ekstrak rumput laut bermanfaat untuk mengelupas kulit mati, mempertahankan kelembapan kulit,dan bahan aktioksidan.

Demikianlah beberapa penjelasan kandungan bahan umum produk kosmetik agar anda dapat lebih tepat menggunakan kosmetik yang cocok bagi kulit anda.

Artikel Selanjutnya : Cara Memilih Produk Kosmetik Yang Sesuai Dengan Jenis Kulit Agar Aman