Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet – Bila anda ingin  mencicipi masakan khas Timur Tengah dengan rasa lokal, maka anda perlu mampir dan mencoba makan di Ajwad Resto Khalid Basalamah. Restoran yang berlokasi di Kawasan Condet Jakarta Timur ini menyajikan berbagai menu makanan khas timur tengah yang lengkap. Beragam menu baik dari nasinya maupun lauknya yang dominan dari daging kambing.

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

 

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Restoran Khas Timur Tengah yang cukup populer ini milik salah satu ustadz kondang yaitu Khalid Basalamah. Restoran ini memang selalu ramai pengunjung. Bahkan perlu melakukan reservasi tempat satu hari sebelum datang jika ingin bersantap nyaman tanpa menunggu tempat kosong.

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

 

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Restoran ini letaknya tidak jauh dari SPBU Mega Baja. Dari luar, restoran ini terlihat seperti restoran pada umumnya yang menempati ruko tiga lantai. Tapi begitu masuk, Anda akan disuguhi interior bernuansa Timur Tengah dengan paduan warna cokelat, cokelat tua dan emas. Ada tiga bagian tempat makan. Pertama untuk lesehan, kedua meja dan kayu seperti restoran pada umumnya hingga ruang VIP.

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Restoran ini juga berkonsep open kitchen. Sehingga para pengunjung bisa melihat langsung juru masak meracik hidangan yang dipesan. Oh ya, jangan heran jika tidak ada staf yang melayani Anda saat waktu sholat tiba. Karena seluruh staf restoran melaksanakan sholat berjamaah. Ada banner khusus yang diletakkan sebagai tanda seluruh staf sedang melaksanakan sholat.

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

Menu Nasi khas Timur Tengah dan Perbedaannya

Menu yang ditawarkan beragam. Untuk Jenis nasi terdapat 4 macam yaitu nasi Briyani, Mandhi, Kabsah dan Nasi Bukhari. Semua sajian nasi berbahan dasar beras basmati. Apa Perbedaan Nasi Briyani,Mandhi, Kabsah dan Bukhari ? Ini perbedaannya :

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

 

Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

  1. Nasi Briyani, merupakan hidangan yang berasal dari Asia Selatan (India dan Pakistan). Nasi briyani dibuat dari beras basmati yang sudah direbus di panci lain secara terpisah dan tidak diberi kaldu dan susu kambing. Setelah beras setengah matang, baru dicampur dengan kaldu yang sudah dibumbui, dan kemudian dimasak sampai menyerap di wadah tertutup. Diamkan sampai matang agar bumbu terserap sempurna.Rempah-rempah yang digunakan untuk memasak nasi briyani pun ada yang berbeda, yaitu menggunakan kacang-kacangan, salam koja, ketumbar, daun mint, jahe, bawang bombay, dan beberapa rempah lainnya. Campuran rempah inilah yang dimasukkan pada beras setengah matang tersebut. Nasi briyani asli akan mencampurkan safron pada bumbu kaldunya. Selain itu, pada nasi briyani terdapat bumbu yang penting, yaitu garam masala. Garam masala sendiri ialah racikan rempah dan memiliki rasa pedas. Racikan rempahnya berupa cengkih, kapulaga, kayu manis, daun cassia, biji pala, dan fuli.Di Indonesia perbedaan nasi briyani dengan yang lainnya ialah karena nasi briyani identik den rempah pedas dan hangat. Meski identik dengan pedas, rasa pedas briyani tetaplah berbeda dengan pedas di Indonesia. Pedasnya Timur Tengah mengarah pada pedas hangat bukan pedas dari cabai rawit. Hal ini dikarenakan dalam bumbu nasi briyani terdapat rempah jahe dan garam masala yang dapat memberikan sensasi hangat dalam rongga mulut.Hidangan nasi briyani saat disajikan tak lepas dengan sayuran di atasnya, juga kismis, dan biji kenari. Jika pada nasi kebuli lebih cenderung memiliki rasa kari dan kapulaga yang kuat, maka nasi briyani lebih menonjolkan rasa kunyit dan sensasi pedas hangat. Warna dari nasi briyani juga sedikit berbeda, yaitu cenderung kuning kecoklatan atau sedikit oranye.
  2. Nasi Mandhi, Nasi Arab satu ini sangat terkenal di Yaman, Mesir, Maroko, Oman, Syria, Turki dan tentunya Arab Saudi. Bahan utamanya terdiri dari rempah seperti kapulaga, jintan, jintan putih, ketumbar, serbuk kunyit bunga lawang dan lain-lain. Hidangan nasi jenis ini memiliki warna kuning dan putih, cenderung berwarna terang. Warna itu berasal dari rempah kuning (rempah apron khas Timur Tengah) yang dimasak dengan cara tanur atau memasukkan makanan ke dalam ‘oven’ tradisional berukuran besar. Banyak juga yang menyebut nasi mandhi ini ‘butter rice‘ karena warnanya yang menyerupai mentega, warnanya kuning tetapi dominan putih.Rasa nasi ini dominan gurih, selain karena rempah apron tersebut juga karena proses memasak dengan teknik tanur atau tandoor. Tanur atau tandoor sendiri mengacu pada sejenis oven dari tanah liat silinder atau oven logam yang digunakan untuk memasak peleburan ‘sesuatu’ (umumnya besi atau bahan baku makanan). Jadi, daging direbus terlebih dahulu dengan bumbu hingga lunak. Kemudian, bumbu dan kaldu digunakan untuk memasak nasi. Nasi dimasak di bagian bawah tanur (tandoor) yang berada tepat di atas bara api.Daging kambing yang sudah lunak tadi kemudian digantungkan di bagian atas tanur (tandoor). Sehingga ketika proses memasak selama 8 jam di dalam tanur (tandoor) lemak dan bumbu dari kambing tersebut menetes ke nasi di bawahnya. Inilah mengapa sering disebut nasi ‘mandi’ oleh orang Indonesia, karena nasi ber’mandi’kan tetesan lemak. Dari sini terlihat perbedaan nasi mandhi dan kebuli sangat jelas pada teknik masaknya.Selain itu, hasil dari tanur inilah yang akan merubah tampilan nasi menjadi agak kecoklatan tidak putih cerah lagi. Rasa dari nasi Arab satu ini memang tidak terlalu dominan, ringan, gurih, dan wangi akan kapulaga. Aroma smokey sangat terasa pada hidangan satu ini, karena adanya teknik tanur dengan dimasak di sebuah oven logam. Nasi mandhi juga ditaburi kismis atau potongan kurma yang menambah cita rasa hidangan ini.
  3. Nasi Kabsah, nasi ini memiliki warna kemerahan, dan asam manis dari tomat. Dari penampakan nasi ini, hampir mirip dengan nasi goreng kecap yang ada di Indonesia. Namun tetap rasa dari nasi kabsah lebih memiliki banyak rempah. Salah satu ciri khas bumbunya menggunakan tomat dan sedikit cabai, sehingga cita rasanya asam gurih, dan tidak ada rasa pedas sama sekali. Hidangan nasi ini dipadukan dengan lauk kambing atau ayam yang dimasak dengan cara direbus, dengan bumbu tomat dan rempah Timur Tengah, lalu ditiriskan. Di Indonesia lebih sering menyebutnya nasi gulai kambing, karena dicampur dengan bumbu seperti gulai.Dalam nasi kabsah, terdapat pula daging kambing di atasnya. Nah, daging kambing pada nasi ini ternyata juga direbus dalam bumbu tomat sebelum dihidangkan. Jadi daging kambing yang dipotong (atau belum dipotong) dimasukkan ke dalam bumbu tomat atau saus tomat dan direbus. Setelah itu akan dihidangkan daging tersebut dengan ditiriskan hingga kering (tidak berkuah), baru lah kemudian dicampur ke dalam nasi.Jadi identiknya nasi kabsah memang menggunakan olahan daging yang direbus dengan saus atau pasta tomat. Semakin banyak saus tomat maka akan semakin pekat warna kecoklatan atau oranyenya. Inilah yang terkadang membingungkan kamu jika dilihat dari fisik. Apakah nasi kabsah atau bukhari? Namun tidak perlu khawatir, pembeda utamanya pada daging kambing. Selain saus tomat pada nasi, ada juga rasa saus tomat dari daging kambingnya. Dari segi rasa nasi kabsah cenderung gurih, aroma cengkeh yang kuat serta rasa kismis yang nikmat menyatu, memberi kelezatan pada lidahmu.
  4. Nasi Bukhari, Ciri khas nasi bukhari biasanya nasi berwarna kuning-orange, ada serutan wortelnya, kismis, kacang balilah, dan rasa rempah-rempah yang kuat. Nasi bukhari juga sama dengan nasi kabsah yang olahannya menggunakan saus atau campuran tomat. Namun pada nasi bukhari sepertinya kamu akan cenderung memperhatikan rasa tomat yang cukup kuat bersemayam pada lidah. Dari segi aroma, nasi arab satu ini lebih memiliki aroma yang lebih kuat dari nasi kabsah.Nasi satu ini dimasak dengan cara pada umumnya, yaitu dengan mencampurkan rempah seperti kapulaga, cengkeh, bunga lawang, bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan lainnya pada saat nasi dimasak. Setelah matang, nasi ini biasanya ditambahkan kismis atau bijian lain sebagai pelengkap, serta daging ayam, atau kambing sebagai menu lauknya. Nasi bukhari biasanya berwarna merah dan lebih segar karena banyak memakai tomat. Penyajian nasi bukhari biasanya disandingkan bersama salad, yoghurt vegan, kacang-kacangan dan tahu. Hal inilah yang menjadi perbedaan nasi bukhari dengan nasi kabsah.

Menu Course

Menu Sandwiches dan Pastry

Menu Lauk dan Minuman di Ajwad Resto Khalid Basalamah

Pilihan lauk terdiri dari Laham (Kambing) dan Dajaj (ayam). Yang disajikan dalam beragam menu seperti Steak,  Soup, Goreng,dll. Ada beragam menu minuman dari minuman hangat dan dingin. Minuman hangat disajikan dengan poci dan cangkir, jadi porsi cukup banyak, terdiri beberapa pilihan yaitu :

  1. Syahi Arabi, Teh khas arab original dengan tambahan daun mint
  2. Syahi Adeni, Teh Susu Khas Timur Tengah
  3. Bathal, Kombinasi teh, susu, madu, jahe, dan jinten hitam
  4. Ajwad Gahwa, Kopi Hitam dengan tambahan Kapulaga

Menu Minuman

Minuman dingin terdiri dari aneka jus, es cokelat, kopi hingga mocktail.

Untuk Laham, dagingnya sangat empuk dan tidak berbau prengus. Makin enak dicocol sambal tomat yang rasanya asam pedas. Selain itu, sup iga kambing juga tak kalah enak. Supnya berisi daging iga, potongan tomat hingga jagung. Warna kuahnya cokelat keruh. Rasanya gurih sedikit asam dan terasa hangat di tenggorokan. Tidak ada bau tajam daging kambing.

Menu Fresh Juice Ajwad Resto

Untuk hidangan penutup, anda bisa memilih aneka dessert khas Timur Tengah yaitu

  1. Muhallabiah, yaitu puding susu dengan ditaburi kismis
  2. Cream Caramel, yaitu puding dengan susu dan sirup
  3. Umm Ali, yaitu olahan susu dengan potongan roti, kacang almond dan kismis
  4. Abu Ali, Yaitu olahan susu ditambah jahe dengan potongan kurma dan kismis

Menu Desert Ajwad Resto

Kami akhirnya menjatuhkan pilihan makanan pada Menu Briyani Laham dan Kambing Bakar Madu (KBM) Sadah. Untuk minumnya kami memilih Minuman hangat yaitu Bathal dan Syahi Adeni. Menu makanan datang dalam keadaan masih berselimut alluminium foil. Sehingga begitu kami membukanya, aroma rempah seperti kapulaga, cengkeh hingga kayu manis langsung tercium kuat.

Tampilan Menu Ajwad Resto

Porsinya pas cukup mengenyangkan. Seporsi Briyani Laham harganya Rp 121.000,- dan Kambing Bakar Madu Sadah seharga Rp 143.000. Untuk minuman Barthal Seporsi menggunakan teko kecil Rp 49.500,- dan Syahi Adeni Seporsi Rp 33.000,- . Uniknya, tiap porsi nasi yang ditawarkan dilengkapi dengan acar dan sambal tomat khas Indonesia.

Bon Ajwad Resto Khalid Basalamah Makanan Timur Tengah di Condet

 

Steak Laham Ajwad Resto

Lokasi Restoran Ajwad Resto Khalid Basalamah

Berlokasi di Jl. Raya Condet No.50, RW.3, Batu Ampar, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Telpon : 0811-1330-1010

Buka setiap hari pukul 11.00 – 20.00 wib, kecuali hari jumat buka mulai pukul 13.00 wib

Peta menuju Lokasi

Galeri Foto

Nasi Briyani

Nasi Briyani Laham

Uzbuki Saddah

Menu Bathal

Menu Timur Tengah Uzbuki Dajaj

Menu Dessert

Aneka Menu Nasi Goreng

Aneka Menu Daging Kambing

Special menu Kambing laham

Special Menu Ayam Dajaj

Aneka menu Timur Tengah

Menu Ayam Dajaj Masywi

Kambing Bakar Madu

Dajaj Masywi

Menu Kambing Bakar Madu

 

Menu Course

Menu Appetizer

Nah, Jika anda ingin sesekali menikmati hidangan dan suasana timur tengah silahkan anda mampir ke restoran ini, Insya Allah memuaskan !

Baca Juga : The Mirah Hotel Bogor Yang Nyaman, Fasilitas Lengkap, Harga Terjangkau